Untuk melengkapi tugas akhir yang telah saya infokan pada awal pertemuan kita di awal semester ini bahwa kalian memiliki proyek tugas akhir yaitu membuat dan merancang oleh-oleh (cemilan) khas kota Pekalongan yang terbuat dari bahan nabati. Oleh sebab itu saya informasikan juga tentang kriteria penilaian dan juga format penulisan laporan akhir dari tugas ini.
![]() |
| Ilustrasi dibuat dengan Gemini AI |
Adapun untuk kriteria penialianya adalah sebagi berikut:
Kriteria Penilaian Tugas Akhir
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Penilaian | Skor Maksimal |
|---|---|---|---|
| 1 | Kreativitas Produk | Inovatif, unik, dan berbeda dari produk yang sudah ada | 20 |
| 2 | Kesesuaian dengan Bahan Nabati | Menggunakan bahan nabati lokal yang relevan dan mudah diperoleh | 15 |
| 3 | Nilai Kewirausahaan | Potensi untuk dipasarkan, harga terjangkau, dan memiliki daya tarik konsumen | 15 |
| 4 | Desain Kemasan dan Branding | Menarik, informatif, mencerminkan identitas lokal Pekalongan | 15 |
| 5 | Proses Pembuatan | Langkah-langkah jelas, higienis, dan realistis untuk dilakukan | 10 |
| 6 | Kerja Sama Tim | Semua anggota berkontribusi aktif dalam proses perancangan dan pembuatan | 10 |
| 7 | Presentasi dan Penyampaian Ide | Komunikatif, percaya diri, dan mampu menjelaskan produk dengan baik | 15 |
| Total Skor Maksimal | 100 | ||
Setelah kalian mengetahui apa saaja aspek peniliaan dari tugas akhir ini, maka berikut ini adalah format untuk laporan yang harus kalian buat:
📝 FORMAT LAPORAN TUGAS AKHIR
Laporan diketik rapi, minimal 5 halaman, dan memuat:
1. Halaman Judul
- Nama Produk
- Nama Kelompok dan Anggota
- Kelas
- Nama Guru
- Sekolah
2. Latar Belakang
- Alasan memilih produk dengan bahan tersebut
- Potensi bahan nabati lokal Pekalongan
3. Deskripsi Produk
- Nama produk
- Bahan utama dan tambahan
- Ciri khas produk
- Kelebihan produk
4. Proses Pembuatan
- Alat dan bahan
- Langkah-langkah pembuatan
- Estimasi waktu pembuatan (produksi)
5. Desain Kemasan dan Branding
- Desain atau foto kemasan
- Logo, slogan, dan penjelasan konsep branding
6. Analisis Kewirausahaan
- Target pasar
- Estimasi harga jual dan keuntungan
- Strategi promosi sederhana
7. Refleksi Kelompok
- Apa yang dipelajari dari proyek ini
- Tantangan dan solusi
8. Lampiran
- Foto dan link video youtube proses pembuatan
- Daftar pustaka
Untuk tugas pertama kalian diminta untuk membuat rencana produk yang isinya berdasarkan pada format laporan di atas. Rencana produk ini harus dipresentasikan di kelas untuk mendapatkan masukan dari murid lain dan juga guru mata pelajaran. Sedangkan untuk laporan akhirnya dikumpulkan pada awal bulan Oktober 2025 beserta sampel produk yang sudah jadi untuk mendapatkan penilaian akhir.
Adapun setelah mengerjakan ini saya berharap kalian mendapatkan manfaat sebagai berikut:
1. Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi Murid
Kalian dilatih untuk berpikir kreatif dalam mengolah bahan nabati lokal menjadi produk yang unik dan bernilai jual. Ini mendorong kemampuan inovasi dan problem solving yang kalian miliki.
2. Mengenalkan dan Melestarikan Potensi Lokal
Tugas ini membantu kalian mengenali kekayaan bahan pangan lokal Pekalongan seperti nangka muda, singkong, pisang, dan lainnya, serta mengangkatnya sebagai identitas kuliner Pekalongan yang selama ini masih kalah terkenal dibandingkan kota tujuan wisata lainnya.
3. Membuka Peluang Kewirausahaan Muda
Melalui perancangan produk, kalian belajar tentang proses produksi, pengemasan, branding, dan analisis pasar. Ini menjadi bekal awal untuk berwirausaha, karena saya juga berharap dari pelajaran ini banyak bermunculan pengusaha-pengusaha sukses yang berasal dari SMA Negeri 1 Pekalongan
4. Mendorong Kolaborasi dan Kerja Tim
Tugas dilakukan secara berkelompok, sehingga kalian belajar berkomunikasi, berbagi ide, dan menyelesaikan tantangan bersama.
5. Menjawab Kebutuhan Oleh-Oleh Khas Pekalongan
Selama ini, Pekalongan belum memiliki oleh-oleh makanan ringan yang benar-benar khas dan dikenal luas selayaknya Jogja dengan Bakapia-nya, Semarang dengan Lumpia-nya ataupun Malang dengan kripik buah-nya. Tugas ini berpotensi menghasilkan produk baru yang bisa menjadi solusi bagi wisatawan dan warga lokal yang bingung mencari oleh-oleh saat berkunjung atau bepergian meninggalkan kota Pekalongan.
6. Meningkatkan Daya Tarik Wisata Kuliner
Produk yang dihasilkan bisa menjadi bagian dari promosi wisata kuliner Pekalongan, memperkaya pengalaman wisatawan dan memperkuat citra kota sebagai destinasi budaya dan kuliner yang tidak kalah dari kota tujuan wisata lainnya
7. Membentuk Kebanggaan Lokal
Tentu saja dari tugas ini bisa membuat kalian dan masyarakat akan merasa bangga memiliki produk khas daerah yang dihasilkan dari kreativitas anak muda Pekalongan sendiri.
8. Mendorong Pemanfaatan Bahan Nabati Secara Berkelanjutan
Tugas ini mengajarkan pentingnya memanfaatkan sumber daya alam secara bijak dan berkelanjutan, terutama bahan nabati yang mudah didapat di lingkungan sekitar.
9. Melatih Kemampuan Public Speaking serta Skill Perencanaan Produk
Tugas ini juga memberikan kesempatan kepada para murid untuk berlatih membuat rencana produk berdasarkan pengetahuan dan ide yang dimiliki. Selain itu tugas ini juga untuk melatih skill public speaking dalam proses pemaparan perencanaan produk yang akan dibuat oleh masing-masinh kelompok. Karena kelak saat memiliki usuaha, seorang pengusahan juga harus bisa memaparkan ide dan rencana produknya kepada calon investor potensial.
Semoga setelah mengetahui manfaat dari tugas ini kalian menjadi semakin bersemangat dan termotivasi untuk mengasilkan produk kuliner khas Pekalongan yang bakal dikenal oleh dunia (dari SMANSA untuk dunia!).



