Pernah nonton acara Juragan Jaman Now di Metro TV? Saya pikir acara ini mungkin terinspirasi dari reality show bisnis di Amerika (Shark Tank) yang menampilkan para pelaku usaha dengan ide-ide kreatif dan strategi cerdas. Nah, semangat itulah yang dibawa ke dalam tugas ini. Kamu akan diajak merasakan langsung bagaimana rasanya membangun sebuah bisnis dari nol, layaknya sebuah startup.
Dalam kegiatan ini, Kamu akan bekerja secara berkelompok. Setiap kelompok berperan sebagai tim pendiri bisnis yang ingin mengembangkan produk . Fokusnya bukan sekadar bikin produk, tapi lebih kepada perencanaan bisnis yang matang. Jadi, ini adalah opsi tugas yang relatif murah dan sederhana, tapi penuh tantangan berpikir.
Dari Hulu Sampai Hilir: Bisnis Dipikirkan Secara Utuh
Kamu tidak hanya diminta untuk mencari ide, tapi juga menyusunnya secara runtut. Dimulai dari bagian hulu, yaitu menentukan siapa pemasok bahan baku (supplier). Kamu perlu berpikir: bahan diambil dari mana? Apakah mudah didapat? Bagaimana kualitas dan harganya?
Lalu berlanjut ke proses produksi dan berakhir di hilir, yaitu distribusi produk. Produk ini mau dijual ke siapa? Lewat toko, titip jual, online, atau langsung ke konsumen? Di sinilah kamu akan belajar melihat bisnis secara utuh, bukan sepotong-sepotong.
Belajar Strategi dan Manajemen Dengan Cara Asyik
Karena fokus tugas ini ada pada strategi dan manajemen, kamu akan diajak melakukan analisis sederhana tapi penting, seperti analisis SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman). Selain itu juga kamu akan mulai mengenal konsep dasar manajemen keuangan, misalnya menghitung modal awal, biaya produksi, hingga potensi keuntungan.
Tanpa disadari, Kamu sedang melatih berpikir kritis, diskusi tim, dan kemampuan mengambil keputusan. Semua itu dikemas dalam suasana belajar yang lebih “hidup” dan dekat dengan dunia nyata.
![]() |
| Photo by Teemu Paananen on Unsplash |
Output Nyata: Proposal Bisnis dan Pitch Deck
Di akhir kegiatan, setiap kelompok harus menghasilkan dua hal utama. Pertama, proposal bisnis yang menjelaskan ide usaha, strategi, dan perhitungannya. Kedua, pitch deck, yaitu bahan presentasi yang digunakan untuk “menjual” ide bisnis kamu dengan dipresentasikan kepada guru dan teman-teman kelas kamu.
Presentasi dilakukan di depan kelas, atau bahkan lebih seru lagi jika bisa di depan mentor praktisi dari luas sekolah. Di momen ini, Kamu akan belajar berbicara, meyakinkan orang lain, dan mempertahankan ide kamu dengan argumen yang logis.
Kamu bisa menonton video acara Juaragan Jaman Now Metro TV di bawah ini sebagai inspirasi tugas ini, karena kebetulan pitching yang dilakukan berhubungan dengan bisnis produk yang berbahan hewani.
Penutup: Belajar Bisnis Sejak Bangku Sekolah
Lewat tugas ini, Kamu tidak hanya belajar teori, tapi juga merasakan pengalaman simulasi berbisnis secara nyata. Dengan biaya minim, aktivitas ini punya manfaat besar: melatih kerja tim, strategi, dan pola pikir wirausaha.
Singkatnya, ini bukan sekadar tugas, tapi pengalaman belajar yang seru dan relevan dengan dunia saat ini. Siapa tahu, dari kelas inilah lahir juragan-juragan jaman now berikutnya!




