12.12 Deals Coming

Ubah Sampah Jadi "Emas Cair": Serba-Serbi Eco Enzyme

Pernah kepikiran nggak kalau sisa kulit buah atau sayuran di dapur bisa jadi cairan ajaib yang punya seribu manfaat? Yap, itulah yang namanya Eco Enzyme! Daripada sisa dapur kalian cuma berakhir di tempat sampah dan bikin polusi gas metana yang bikin bumi makin panas, mending kita olah jadi sesuatu yang berfaedah. 

Oh iya, tulisan ini hanya rangkuman singkat, untuk lebih lengkapnya kamu harus mendengarkan podcast yang ada di bawah postingan ini, karena di podcast itu juga ada tugas yang harus kalian kerjakan secara berkelompok. Materi ini kalau di buku LKS pada Babb 2.A berjudul "Observasi dan Eksplorasi Produk Nonpangan Eco Enzyme". Jadi kamu bisa sambil menandai catatan di buku LKS masing-masing.   

Berikut ini rangkuman singkat biar kalian makin jago soal Eco Enzyme:

1. Apa sih Eco Enzyme itu?

Eco Enzyme adalah cairan alami serbaguna hasil fermentasi dari sisa buah/sayuran, gula, dan air. Warnanya biasanya cokelat gelap dengan aroma asam segar khas fermentasi. Penemunya adalah Dr. Rosukon Poompanvong dari Thailand, yang sudah meneliti ini sejak tahun 1980-an.

2. Rumus Sakti 1:3:10 (Anti Gagal!)

Ingat-ingat angka ini ya, karena ini kunci keberhasilannya:

  • 1 bagian Gula: Bisa pakai molase, gula aren, atau gula kelapa. Jangan pakai gula putih ya!
  • 3 bagian Bahan Organik: Sisa kulit buah atau sayur yang segar (nggak busuk, nggak berminyak, dan belum dimasak).
  • 10 bagian Air: Bisa air sumur, air AC, atau air PAM yang sudah didiamkan 24 jam biar kaporitnya hilang.
Kamu juga bisa melihat video pemaparan di bawah ini untuk menambah pemahaman kalian bagi kalian yang lebih suka belajar secara visual. Tapi jangan lupa untuk tetap membaca artikel di postingan ini sampai selesai ya.

3. Cara Buatnya Gampang Banget!

  1. Siapkan wadah plastik (jangan kaca atau logam karena bisa meledak karena tekanan gas!).
  2. Campurkan air dan gula, aduk rata.
  3. Masukkan potongan sisa buah/sayur.
  4. Tutup rapat dan diamkan selama 3 bulan.
  5. Jangan lupa, di minggu-minggu pertama sering-sering buka tutupnya sebentar buat buang gasnya, atau pakai selang pembuangan gas biar aman.

4. Bedanya sama Classic Enzyme?

Kalau Eco Enzyme itu dibuat dari limbah kulit buah dan cuma untuk pemakaian luar (nggak boleh diminum). Nah, kalau kalian mau yang bisa dikonsumsi untuk kesehatan (ningkatin stamina), kalian bisa buat Classic Enzyme. Bahannya pakai buah segar (bukan kulitnya) dan pemanisnya pakai madu.

5. Manfaatnya Buat Apa Aja?

Cairan ini bener-bener "Cairan Seribu Manfaat":

  • Rumah Tangga: Pel lantai, cuci piring, deterjen alami, sampai pengusir serangga (kecoa, semut, lalat).
  • Kesehatan: Hand sanitizer alami, obat kumur, atau buat rendam kaki pakai air hangat buat melancarkan peredaran darah.
  • Pertanian: Pupuk cair organik dan pestisida alami.
  • Lingkungan: Bisa bantu menjernihkan air sungai atau selokan yang tercemar.

6. Tanda-Tanda Berhasil

Eco Enzyme kalian sukses kalau aromanya asam segar dan pH-nya di bawah 4. Kalau muncul jamur putih di atasnya, itu normal kok, bahkan bisa dipakai buat masker wajah! Tapi kalau aromanya busuk atau muncul jamur hitam, berarti gagal dan perlu diperbaiki dengan nambahin gula lagi.

Jangan lupa dengarkan juga podcastnya di bawah ini!



Yuk, mulai bikin di rumah! Selain bisa hemat karena nggak perlu beli cairan pembersih kimia, kita juga ikut andil menyelamatkan bumi dari sampah organik. Selamat mencoba, sobat ekologis!

EdUS

Pecinta buku tapi gak suka membaca buku lebih suka beli buku dan dicoret-coret. Masih suka nulis karena menulis adalah pelampiasan biar mental tetap health.

Silahkan tuliskan komentar atau pertanyaan kalian

Lebih baru Lebih lama

Iklan

New year sale

Your Ads Here

نموذج الاتصال